SETELAH CORONA, 60% PERUSAHAAN MENGADAKAN RAPAT INTERNAL “TATAP MUKA”

Pekerjaan Jarak Jauh Yang Sempat Merebak Dengan Cepat Akibat Musibah Corona. Menurut Survei Yang Dilakukan Oleh Teikoku Databank Pada Tahun 2021. Hampir 50% Perusahaan Mengutip “Pengenalan Rapat Online” Sebagai Gaya Kerja Yang Dimulai Sebagai Respons Terhadap Penyebaran Infeksi Virus Corona Baru.

Corona

Namun. Baru-baru Ini. Pergerakan Menuju Era Pasca-corona Semakin Cepat.

Pada Bulan Mei. Status Novel Coronavirus Di Bawah Undang-undang Pengendalian Penyakit Menular Akan Diturunkan Dari Kategori 2 Saat Ini Menjadi Kategori 5. Dalam Keadaan Seperti Itu. Tampaknya Ada Perbedaan Tergantung Pada Ukuran Perusahaan. Industri. Wilayah. Dll. Bagaimana Menangani Rapat Online Yang Mengakar Karena Bencana Korona.

Pada Bulan Maret. Teikoku Databank Melakukan Survei Tentang “Situasi Aktual Perusahaan Terkait Rapat Internal Dan Eksternal”. Ketika 27.628 Perusahaan Di Seluruh Negeri Ditanyai Tentang Metode Mereka Mengadakan Rapat. Jawaban Yang Paling Umum Untuk Rapat Internal Adalah “kebanyakan Tatap Muka”. Sebesar 61.8%. Ini Diikuti Oleh “terutama Hybrid (*)” (26.3%) Dan “terutama Online” (6.3%).

See also  SEBUAH RESTORAN KOKI BERBINTANG MICHELIN BERPIKIR TENTANG HIDUP BERDAMPINGAN DENGAN HUTAN

Tetapi Jawaban Yang Paling Umum Untuk Rapat Eksternal Adalah “terutama Hybrid” Sebesar 50.2%. Selain Melebihi Rapat Internal. “kebanyakan Dilakukan Secara Tatap Muka” (26.8%) Lebih Rendah Dibandingkan Rapat Internal. Selain Itu. Rasio “secara Aktif Memperkenalkan Rapat Online” Untuk Rapat Eksternal (Total “sebagian Besar Hybrid” Dan “sebagian Besar Online”) Mencapai 65%. Sementara Rapat Internal (32.6%) Dikurangi Menjadi 30%.

Banyak Perusahaan “Melakukan Pertemuan Internal Tatap Muka”. Dan Sejumlah Perusahaan Terkenal “Secara Aktif Memperkenalkan Pertemuan Online” Untuk Pertemuan Eksternal.

Melihat Rapat Internal Berdasarkan Ukuran Perusahaan. 66.7% Di Antaranya Adalah “ukm” Dan 75% Adalah “perusahaan Kecil”.

Menunjukkan Bahwa Semakin Kecil Ukuran Perusahaan. Semakin Tinggi Rasio Pertemuan Tatap Muka. Di Sisi Lain. Rasio “terutama Hybrid” Dan “terutama Online” Cenderung Meningkat Semakin Besar Ukuran Perusahaan. Dan Lebih Dari Separuh “perusahaan Besar” Menjawab “terutama Hybrid” (53.6%).

See also  DIPILIH BERDASARKAN "SAUNA" DAN "SEWA MURAH" PERINGKAT STASIUN YANG BELUM PERNAH ADA SEBELUMNYA,

Sedangkan Untuk Rapat Dengan Pihak Eksternal. Persentase Mengadakan Rapat Online Meningkat Seiring Dengan Bertambahnya Ukuran Perusahaan. Tetapi Bahkan Di Antara Perusahaan Kecil Dan Menengah. Persentase “mengaktifkan Rapat Online” Mencapai 62.7%.

Selain Itu. Ketika Melihat Pertemuan Internal Menurut Industri. Rasio “terutama Pertemuan Tatap Muka” Relatif Tinggi Pada “pertanian. Kehutanan. Dan Perikanan” Dan “konstruksi”. Di Mana Pekerjaan Melibatkan Banyak Pekerjaan Di Tempat. Di Sisi Lain. Rasio “secara Aktif Memperkenalkan Rapat Online” Relatif Tinggi Di “keuangan” Dan “layanan”.

Selain Itu. Berdasarkan Wilayah. Persentase Perusahaan Yang Aktif Dalam Rapat Online Relatif Tinggi Di Kota Besar Seperti Tokyo Dan Kota Besar Lainnya Seperti “Kanto Selatan” Dan “Kinki”.

See also  Jenis - Jenis Penyakit Jantung : Ciri Karakteristik, Penyebab, & Gejalanya - Halosehat

Di Teikoku Databank. “Di Dunia Dengan Ketidakpastian Yang Tinggi Saat Ini. Kami Percaya Bahwa Komunikasi Tatap Muka Dan Online Secara Tatap Muka Dan Online Adalah Salah Satu Cara Bagi Perusahaan Untuk Mengurangi Risiko Dan Meningkatkan Kinerja Bisnis. Anda Akan Dapat Menggunakan Rapat Baik.” Jelasnya.

Selanjutnya. Terkait Tren Ke Depan. “sementara Ada Banyak Suara Dari Perusahaan Bahwa Mereka Akan Terus Mengadakan Pertemuan Hybrid. Terutama Dalam Pertemuan Dengan Pihak Eksternal. Pertemuan Tatap Muka Secara Bertahap Bergeser Karena Pergeseran Ke Tipe Corona Baru. 5.’ Itu Juga Telah Terbukti Dihidupkan Kembali. Pebisnis Akan Memiliki Lebih Banyak Kesempatan Untuk Bepergian Dan Melakukan Perjalanan Bisnis.”